MENU

Pidato Singkat Tentang Siksa Neraka dan Dalilnya

Pidato Singkat Tentang Siksa Neraka dan Dalilnya

Pidato singkat tentang siksa neraka merupakan salah satu tema pidato yang cukup menarik dan penting untuk disampaikan. Hal ini dikarenakan neraka adalah hal yang harus kita waspadai agar kita tidak terjerumus ke dalamnya.

Sebagaimana yang kita lihat akhir-akhir ini, banyak di antara kaum muslimin bahkan kita sendiri masih kurang rasa takutnya terhadap siksa api neraka. Bahkan sebagian dari kita terkadang meremehkan siksa api neraka yang begitu dahsyat. Oleh karena itu disampaikannya pidato singkat tentang siksa neraka merupakan salah satu cara bagi kita untuk mengingatkan umat tentang ngerinya siksa api neraka.

Pada artikel kali ini, saya hendak berbagi salah satu teks pidato singkat tentang siksa neraka yang biasa sampaikan. Terkadang, pidato singkat tentang kengerian siksa neraka ini saya sampaikan ketika khutbah jum'at, ceramah umum, dan juga kajian-kajian singkat. Oleh karena itu, Anda pun juga bisa menyampaikan pidato ini baik itu pada saat khutbah, ceramah umum, adan juga kajian-kajian singkat.

Berikut naskah pidato singkat tentang siksa neraka mulai dari salam, pembukaan, isi materi beserta dalilnya, dan penutup :

اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

اَلْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الْأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ، سَيِّدِنَا وَنَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ. وَبَعْدُ

Jama'ah kaum muslimin rohimakumullah,, pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kita kepada Allah . Berkat nikmat dari-Nya kita bisa bertemu kembali pada pertemuan yang mudah-mudahan diberkahi oleh Allah.

Selanjutnya, semoga shalawat serta salam senantiasa tercurahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad , beserta keluarganya, para sahabatnya, serta para pengikutnya yang setia.

Jama'ah kaum muslimin rohimakumullah,, di antara salah satu ancaman dari Allah bagi mereka yang berbuat dosa dan kufur kepada Allah adalah siksa api neraka. Sebagai orang yang beriman tentu kita beriman bahwa neraka itu adalah perkara yang hak. Neraka bukanlah khayalan dan imajinasi yang dibuat-buat oleh Nabi Muhammad . Akan tetapi neraka adalah kenyataan yang akan kita lihat dengan mata kepala kita sendiri di akhirat kelak.

Allah memerintahkan kepada orang-orang yang beriman untuk memelihara diri kepada siksa api neraka. Allah berfirman :

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا قُوْٓا اَنْفُسَكُمْ وَاَهْلِيْكُمْ نَارًا وَّقُوْدُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ

Wahai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu.


[QS. At-Tahrim ayat 6]

Pertanyaannya adalah : mengapa kita diperintahkan untuk menjaga diri kita dari neraka? Karena jika kita mengkaji kembali tentang neraka maka kita akan mendapati betapa mengerikannya api neraka. Lalu, seperti apakah kengerian api neraka tersebut?

Jama'ah kaum muslimin rohimakumullah,, kengerian api neraka yang pertama terletak pada panasnya. Pernahkah jama'ah merasakan cipratan minyak goreng yang panas saat memasak? Atau pernahkah jama'ah tersiram air panas yang mendidih? Tentu sangat menyakitkan bukan?

Padahal, itu baru panasnya minyak dan air yang dipanaskan. Tentu saja tingkat kepanasannya belum ada apa-apanya jika dibandingkan dengan panasnya api yang menyala. Apalagi jika api tersebut adalah api biru yang suhunya bisa mencapai 1500 derajat celcius.

Namun, tahukah jama'ah, bahwa panasnya api di dunia sangatlah jauh jika dibandingkan dengan api neraka. Disebutkan di dalam hadits bahwa Rasulullah pernah bersabda :

نَارُكُمْ جُزْءٌ مِنْ سَبْعِينَ جُزْءًا مِنْ نَارِ جَهَنَّمَ

Apinya kalian (di dunia) hanyalah satu dari 70 bagian api neraka jahanam.


[HR. Bukhari]

Berdasarkan hadits tersebut dapat kita pahami bahwa api yang ada di dunia ini baru satu bagian dari 70 bagian api di neraka jahannam. Hal ini menunjukkan betapa panasnya api yang dibakar di neraka jahannam. Maka sungguh tidak akan ada yang sanggup menahan betapa panasnya api neraka jahannam.

Jama'ah kaum muslimin rohimakumullah,, kengerian selanjutnya adalah bahwa ketika para penghuni neraka telah dimasukkan ke dalam neraka jahannam maka mereka akan dililit dengan tali rantai sepanjang 70 hasta. Disebutkan di dalam Al-Quran bahwa Allah berfirman :

ثُمَّ فِي سِلْسِلَةٍ ذَرْعُهَا سَبْعُونَ ذِرَاعًا فَاسْلُكُوهُ

Kemudian belitlah dia dengan rantai yang panjangnya tujuh puluh hasta.


[QS. Al-Haqqah ayat 32]

Disebutkan di dalam tafsir Ibnu Katsir bahwa ukuran hasta yang dimaksud adalah ukuran hastanya para malaikat. Maka dari itu bisa kita bayangkan betapa panjangnya rantai tersebut hingga para penghuni neraka jahannam tidak sanggup kabur dari neraka jahannam.

Selain itu, jama'ah, perlu kita ketahui bahwa ikatan yang digunakan untuk mengikat para penghuni neraka ternyata tidak hanya satu pengikat. Disebutkan di dalam hadits bahwa Rasulullah bersabda :

يُؤْتَى بِجَهَنَّمَ يَوْمَئِذٍ لَهَا سَبْعُونَ أَلْفَ زِمَامٍ، مَعَ كُلِّ زِمَامٍ سَبْعُونَ أَلْفَ مَلَكٍ يَجُرُّونَهَا

Akan didatangkan tujuh puluh ribu tali pengekang di neraka jahanam pada hari itu, dan disetiap tali ada tujuh puluh ribu malaikat yang menariknya.


[HR. Muslim]

Jika kita diikat hanya dengan satu tali sepanjang tujuh puluh hasta saja tidak bisa lolos, lantas bagaimana mungkin para penghuni neraka itu bisa lolos jika jumlah ikatan yang dililitkan pada tubuh mereka berjumlah sebanyak itu? Tentu jawabannya adalah tidak mungkin.

Jama'ah kaum muslimin rohimakumullah,, kengerian neraka selanjutnya adalah terletak pada kedalaman dasarnya. Pernah suatu ketika para sahabat mendengarkan suara batu terjatuh yang berdebuk. Maka Rasulullah bertanya : تَدْرُونَ مَا هَذَا؟ "Tahukah kalian suara apa itu?" maka para sahabat menjawab : "Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui", maka beliau bersabda :

هَذَا حَجَرٌ رُمِيَ بِهِ فِي النَّارِ مُنْذُ سَبْعِينَ خَرِيفًا، فَهُوَ يَهْوِي فِي النَّارِ الْآنَ، حَتَّى انْتَهَى إِلَى قَعْرِهَا

"Ini dalah batu yang dilempar di dalam neraka sejak tujuh puluh tahun yang lalu, sementara saat ini batu itu sedang jatuh di neraka hingga terhenti sampai dasarnya (neraka)."


[HR. Muslim]

Oleh karena itu jama'ah, bisa kita bayangkan betapa sakitnya jika seseorang dilemparkan dari atas ke dalam neraka jahannam. Manusia yang dijatuhkan dari gedung lantai 10 saja sudah bisa remuk bahkan mati, lalu bagaimana jika dijatuhkan dari atas hingga dasar neraka jahannam? Tentu hal itu sangatlah menyakitkan dan menderita.

Jama'ah kaum muslimin rohimakumullah,, kengerian selanjutnya adalah terletak pada kekalnya siksaan di dalamnya. Tahukah jama'ah? Bahwa di antara salah satu siksaan yang penuh penderitaan di neraka jahannam gunung yang bernama Ash-Sho'uud. Disebutkan dalam sebuah hadits bahwa Rasulullah bersabda :

الصَّعُودُ جَبَلٌ مِنْ نَارٍ يَتَصَعَّدُ فِيهِ الكَافِرُ سَبْعِينَ خَرِيفًا وَيَهْوِي فِيهِ كَذَلِكَ مِنْهُ أَبَدًا.

As-Shoo’uud adalah gunung dari api, di dalamnya ada orang kafir yang menaikinya selama tujuh puluh tahun, dan ia jatuh dari gunung itu seperti itu selama-lamanya.


[HR. Tirmidzi]

Maka bisa dibayangkan bagaiamana menderitanya orang-orang kafir di neraka jahannam. Mereka sudah mendaki gunung dengan lelah selama tujuh puluh tahun. Akan tetapi ketika mereka berada di puncak dengan harapan keluar dari penderitaan dari siksa api neraka, maka mereka malah dijatuhkan kembali dan terus-menerus seperti itu selama-lamanya.

Jama'ah kaum muslimin rahimakumullah,, sebenarnya masih sangat banyak kengerian siksa neraka yang belum saya sebutkan pada pidato singkat tentang siksa neraka kali ini. Namun, dengan disampaikannya sedikit pidato tentang siksa neraka kali ini mudah-mudahan membuat kita sadar betapa pentingnya menjaga diri kita dan keluarga kita dari ngerinya api neraka. Allah berfirman :

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا قُوْٓا اَنْفُسَكُمْ وَاَهْلِيْكُمْ نَارًا وَّقُوْدُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ ع

Wahai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu.


[QS. At-Tahrim ayat 6]

Oleh karena itu, marilah kita ajak diri kita dan keluarga kita untuk senantiasa menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya,, perbanyaklah bertaubat kepada Allah dan ajarkan kepada keluarga kita untuk membaca : أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيَّ الْقَيُّومَ وَأَتُوبُ إِلَيْه agar Allah mengampuni dosa-dosa kita. Dengan begitu, kita berharap semoga Allah melindungi kita dan keluarga kita dari siksa api neraka.

Demikianlah pidato singkat tentang siksa neraka yang bisa saya sampaikan. Mudah-mudahan Allah memasukkan kita ke dalam surga tanpa merasakan api neraka sedikitpun.

وَالسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ