Nasehat Islami : Carilah Alasan untuk Bersyukur!

Nasehat Islam Bersyukur

Saudaraku.. pernahkah engkau mengeluhkan betapa beratnya hidup di dunia?

Atau pernahkah engkau berangan-angan seandainya tidak dilahirkan di dunia?

Atau bahkan engkau berpikir lebih baik mati saja dari pada hidup susah di dunia?

Dalam hidup ini, terkadang kita mencari alasan dan mengeluh,, mengapa hanya kita yang hidup sengsara, seakan tidak ada yang lebih sengsara dari pada kita..

Atau bahkan iri mengapa kehidupan orang lain begitu bahagia dan sempurna, sementara kita selalu susah dan bersedih atas cobaan hidup yang Allah berikan kepada kita.

Saudaraku,, ketahuilah sesungguhnya bukan hidup kita yang berat,, akan tetapi kitanya saja yang kurang bersyukur..

Betapa sering kita memandang orang yang lebih di atas kita, sehingga kita tidak bersyukur atas pemberian Allah terhadap kita,, padahal masih banyak orang-orang yang lebih susah dan menderita dari pada kita.

Nabi kita Muhammad shallallaahu ‘alaihi wasallam berpesan kepada kita :

انْظُرُوا إِلَى مَنْ هُوَ أَسْفَلَ مِنْكُمْ، وَلَا تَنْظُرُوا إِلَى مَنْ هُوَ فَوْقَكُمْ، فَإِنَّهُ أَجْدَرُ أَنْ لَا تَزْدَرُوا نِعْمَةَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ

Lihatlah orang yang ada di bawah kalian, dan janganlah kalian melihat orang yang di atas kalian. Karena sesungguhnya hal itu lebih patut agar tidak mengurangi nikmat Allah atas kalian.
[HR. Tirmidzi]

Bahkan Allah sendiri yang mengatakan, betapa sedikit hamba-Nya yang mau bersyukur kepada-Nya :

وَقَلِيلٌ مِّنْ عِبَادِيَ الشَّكُورُ

Dan sedikit sekali dari hamba-hamba-Ku yang berterima kasih
[QS. Saba’ : 13]

Wahai orang-orang yang beriman,,! apabila engkau masih beriman kepada Allah, coba renungkan ayat di atas .. betapa Allah katakan sedikit sekali dari kita yang berterimakasih dan bersyukur kepada-Nya!

Padahal kita diperintahkan oleh Allah untuk bersyukur, Allah ta’ala berfirman : 
 
فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوا لِي وَلَا تَكْفُرُونِ

Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku 
[QS. Al Baqarah : 152]

Saudaraku,, sungguh indah firman Allah kepada kaum Muhajirin betapa Allah ingatkan nikmat Allah kepada mereka agar mereka bersyukur :

وَاذْكُرُوا إِذْ أَنتُمْ قَلِيلٌ مُّسْتَضْعَفُونَ فِي الْأَرْضِ تَخَافُونَ أَن يَتَخَطَّفَكُمُ النَّاسُ فَآوَاكُمْ وَأَيَّدَكُم بِنَصْرِهِ وَرَزَقَكُم مِّنَ الطَّيِّبَاتِ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Dan ingatlah (hai para muhajirin) ketika kamu masih berjumlah sedikit, lagi tertindas di muka bumi (Mekah), kamu takut orang-orang (Mekah) akan menculik kamu, maka Allah memberi kamu tempat menetap (Madinah) dan dijadikan-Nya kamu kuat dengan pertolongan-Nya dan diberi-Nya kamu rezeki dari yang baik-baik agar kamu bersyukur.
[QS. Al-Anfal : 26]

Saudaraku,, apa ibrah yang bisa kita ambil dari ayat di atas? Ya! Carilah jalannya syukur! Carilah cara dan alasan agar kita bisa senantiasa bersyukur!

Jangan cari-cari alasan yang justru membuat kita mengeluh! Yuk, kita cari saja jutaan alasan, dan kita ingat lagi nikmat apa yang Allah berikan kepada kita agar kita bisa bersyukur kepada-Nya.

Apabila kita keluhkan pekerjaan kita yang begitu berat, bekerja pergi pagi pulang malam penghasilan pas-pasan,, ketahuilah sesungguhnya dengan pekerjaan itu setidaknya kita masih bisa menghidupi diri dan keluarga kita.. ingatlah bahwa masih banyak orang yang lebih berat dan lebih sedikit penghasilannya dari pada kita!

Apabila rupa raga kita tidak seindah milik orang lain,, ketahuilah sesungguhnya Allah masih lengkapi anggota tubuh kita,, Lihatlah betapa banyak orang yang tak sempurna anggota tubuhnya!

Apabila panca indra kita tidak sempurna,, entah buta,, atau tuli,, atau bisu,, ketahuilah kita masih diberikan tangan dan kaki yang sempurna!

Justru dengan mata yang buta itulah Allah jaga mata kita dari pandangan yang haram,, justru dengan tuli itulah Allah mau kita tidak mendengar apa yang Allah haramkan .. justru dengan bisu itulah Allah ingin kita tidak mengucapkan kalimat-kalimat yang di haramkan...

Apabila anggota tubuh kita tidak sempurna,, ketahuilah kita masih ada mata yang bisa melihat, telinga yang bisa mendengar, serta lisan yang bisa berucap!

Apabila kita tidak sekaya tetangga kita,, ketahuilah sesungguhnya orang miskinlah yang akan dimasukkan ke dalam surga terlebih dahulu!

Ketika mereka nikmati dunia dengan kekayaan mereka,, sementara kemiskinan kita tak mampu untuk menikmati dunia seperti mereka.. maka tahukah engkau berapa tahun saja kekayaan yang dapat mereka nikmati?? Seberapa besar kenikmatan yang mereka dapatkan..??

Ingatlah bahwa ketika orang miskin sudah menikmati indahnya surga,, orang-orang kaya masih dihisab oleh Allah,, mereka masih ditanya perihal harta yang Allah berikan kepada mereka selama beratus-ratus tahun..

..sementara kita sudah menikmati indahnya surga selama ratusan tahun,, barulah orang kaya itu dimasukkan ke dalam surga.

Lantas,, dengan alasan apa lagi kita masih tidak bersyukur atas nikmat yang Allah berikan kepada kita??? Sungguh durhaka apabila tidak mau bersyukur kepada Allah,,!
Ada sebuah kisah,,
dalam surat Al-Baqarah,.. Betapa Allah murka kepada Bani Israil karena mereka tidak mau bersyukur kepada Allah. Padahal Allah berikan mereka banyak sekali kenikmatan.

  • Allah berikan mereka kelebihan di atas umat yang lain,
  • Allah selamatkan mereka dari Firaun dan pengikutnya yang ingin membunuh mereka,
  • Allah maafkan kesalahannya ketika mereka jadikan anak lembu sebagai sesembahan,
  • Allah turunkan Taurat kepada Musa agar mereka bisa membedakan antara yang benar dan salah,
  • Allah bangkitkan mereka dari kematian setelah tersambar halilintar,
  • Lalu Allah naungi mereka dengan awan,
  • Lalu Allah turunkan “manna” dan “salwa” untuk makanan mereka,
  • Allah juga berikan makanan, minuman sebagai rezeki yang melimpah,
dan masih banyak lagi..

Namun, apakah mereka berterima kasih dan bersyukur kepada Allah? Tidak! Justru kebanyakan mereka tidak puas terhadap apa yang Allah berikan kepada mereka,,
Justru mereka mengeluhkan makanan enak yang Allah berikan pada mereka,,
mereka juga mengingkari ayat-ayat Allah dan membunuh para Nabi yang Allah utus untuk meramut mereka..

Oleh karena itulah Allah timpakan mereka nista dan kehinaan, dan murka dari Allah karena mereka selalu berbuat durhaka dan melampaui batas. Allah ta’ala berfirman :

وَضُرِبَتْ عَلَيْهِمُ الذِّلَّةُ وَالْمَسْكَنَةُ وَبَاءُوا بِغَضَبٍ مِّنَ اللَّهِ ۗ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ كَانُوا يَكْفُرُونَ بِآيَاتِ اللَّهِ وَيَقْتُلُونَ النَّبِيِّينَ بِغَيْرِ الْحَقِّ ۗ ذَٰلِكَ بِمَا عَصَوا وَّكَانُوا يَعْتَدُونَ

Lalu ditimpahkanlah kepada mereka nista dan kehinaan, serta mereka mendapat kemurkaan dari Allah. Hal itu (terjadi) karena mereka selalu mengingkari ayat-ayat Allah dan membunuh para Nabi yang memang tidak dibenarkan. Demikian itu (terjadi) karena mereka selalu berbuat durhaka dan melampaui batas.
[QS. Al-Baqarah : 61]

Saudaraku,, maukah engkau bernasib sama dengan Bani Israil? Maukah engkau mendapatkan murka dari Allah? Na’udzubillaahi min dzaalik..

Apabila Allah murka sungguh siksa-Nya sangatlah pedih,, bersyukurlah dan jangan ingkari nikmat Allah! Allah ta’ala berfirman :

وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ

Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih"
[QS. Ibrahim : 7]

Saudaraku,, apapun yang kita keluhkan, sesungguhnya Allah telah memberikan nikmat yang tidak mungkin mampu kita hitung. Allah ta’ala berfirman :

وَآتَاكُم مِّن كُلِّ مَا سَأَلْتُمُوهُ وَإِن تَعُدُّوا نِعْمَتَ اللَّهِ لَا تُحْصُوهَا إِنَّ الْإِنسَانَ لَظَلُومٌ كَفَّارٌ

Dan Dia telah memberikan kepadamu (keperluanmu) dan segala apa yang kamu mohonkan kepadanya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakannya. Sesungguhnya manusia itu, sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah).
[QS. Ibrahim : 34]

Maka bersyukurlah, janganlah berbuat zalim dan mengingkari nikmat Allah..

Apabila kita mau bersyukur terhadap nikmat yang Allah beri, maka hidup kita akan bahagia, hati akan tenang, senantiasa puas akan apa yang Allah berikan kepada kita, dan Allah tambah lagi kenikmatan itu kepada kita.

Aku memohon kepada Allah,, Semoga Allah jadikan kita termasuk golongan yang sedikit, yakni hamba-Nya yang senantiasa bersyukur, seperti dalam firman Allah :

وَقَلِيلٌ مِّنْ عِبَادِيَ الشَّكُورُ

Dan sedikit sekali dari hamba-hamba-Ku yang berterima kasih
[QS. Saba’ : 13]

Dan semoga Allah lindungi kita dari golongan yang banyak, yakni manusia yang tidak mau bersyukur, seperti dalam firman Allah :

إِنَّ اللَّهَ لَذُو فَضْلٍ عَلَى النَّاسِ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَشْكُرُونَ

Sesungguhnya Allah benar-benar mempunyal karunia yang dilimpahkan atas manusia, akan tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur.
[QS. Ghafir : 61]

Oleh : Adam Rizkala

Berlangganan untuk menerima pembaruan email gratis:

0 Response to "Nasehat Islami : Carilah Alasan untuk Bersyukur!"

Posting Komentar