Sebuah Renungan : Sesungguhnya Sesama Muslim Itu Bersaudara

Sesama Muslim Itu Bersaudara

Masihkah kita bermusuhan dengan orang lain?
Masihkah saling membenci sesama orang Islam?
Masihkah kita mencela pada tetangga?
Masihkah kita menggunjing teman?

Saudarakau, jika masih ada setitik keimanan dalam hatimu, maka renungkanlah firman Allah yang hendak aku sampaikan.

Ketahuilah bahwa Allah ta'ala berfirman dalam surat Al-Hujurat ayat 10-13 :

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ

Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara.
[QS. Al-Hujurat : 10]

Sesama orang iman adalah bersaudara, dan persaudaraan sesama orang iman itu bahkan lebih kuat daripada persaudaraan karena nasab atau lainnya.

Masikah kita mengaku sebagai orang iman ?

Jika iya, maka tunaikan hak-hak sesama muslim, diantaranya adalah :

1. Damaikanlah Jika Mereka Berselisih

Allah ta’ala berfirman :

فَأَصْلِحُوا بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat.
[QS. Al Hujurat : 10]
 

2. Jangan Saling Merendahkan

Allah ta’ala berfirman :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لا يَسْخَرْ قَومٌ مِنْ قَوْمٍ عَسَى أَنْ يَكُونُوا خَيْرًا مِنْهُمْ وَلا نِسَاءٌ مِنْ نِسَاءٍ عَسَى أَنْ يَكُنَّ خَيْرًا مِنْهُنَّ

Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan sekumpulan yang lain, boleh jadi yang di rendahkan itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang di rendahkan itu lebih baik.
[QS Al Hujurat : 11]

3. Jangan Saling Mencela dan Memanggil dengan Panggilan yang Buruk

Allah ta’ala berfirman :

وَلا تَلْمِزُوا أَنْفُسَكُمْ وَلا تَنَابَزُوا بِالألْقَابِ بِئْسَ الاسْمُ الْفُسُوقُ بَعْدَ الإيمَانِ وَمَنْ لَمْ يَتُبْ فَأُولَئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ

Dan janganlah suka mencela dirimu sendiri dan jangan memanggil dengan panggilan yang mengandung ejekan. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barang siapa yang tidak bertaubat, maka mereka itulah orang-orang yang dzalim.
[QS. Al Hujurat : 11]

4. Jangan Saling Mencari Kejelekan dan Berprasangka Buruk

Allah ta’ala berfirman :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ وَلا تَجَسَّسُوا وَلا يَغْتَبْ بَعْضُكُمْ بَعْضًا أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَحِيمٌ

Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan berburuk sangka (kecurigaan), karena sebagian dari prasangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati?, maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.
[QS Al Hujurat : 12]

5. Ingatlah Salah Satu Tujuan Diciptakannya Ragam Suku dan Bangsa Adalah Agar Saling Mengenal dan Bukan Saling Bermusuhan

Allah ta’ala berfirman :

يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَى وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ

Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah maha mengetahui lagi maha waspada.
[QS Al Hujurat : 13]

Masihkah engkau mengaku sebagai orang iman?

Setelah menghayati ayat-ayat ini, tanyakan kembali dalam hatimu, kemana keimananmu ketika Allah ta’ala menegurmu dengan ayat-ayat persaudaraan sedangkan engkau masih saling bermusuhan.

Jika masih merasa orang yang beriman kepada Allah dan taat pada perintahNya maka,
Buang jauh-jauh rasa permusuhan kalian . . . !
Hilangkan rasa benci yang ada di dalam hati . . . !
Jangan pernah lagi mencela, menggunjing, mencari-cari kejelekan di antara orang lain . . . !
Dan janganlah saling merendahkan sesama manusia . . . !

Dengan nasehat ini, aku berpesan kepada kalian, jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara!

Mari saling memaafkan . . . !
Mari saling berbaik sangka . . . !
Mari saling menasihati dengan kebaikan . . . !
Mari saling berlomba menuju kebaikan . . . !

Dan ingat!!

Semua manusia itu tidaklah sama satu dengan yang lainnya. Masing-masing diberi kelebihan dan kekurangan. Lihatlah kelebihan dan kebaikan saudaramu, dan maklumilah kekurangannya.

Dengan demikian kita akan bisa saling mengenal dan bisa bersama-sama meraih ketakwaan sebagai saudara seiman.

Karena sesungguhnya hanya kebaikan dan ketakwaanlah yang menjadi tolok ukur derajat manusia disisi Allah.

Renungkanlah nasehat agama yang aku samapaikan kepada kalian.

Sebarkan nasehat ini!

Semoga nasehat ini bermanfaat!

Oleh : Ustadz Muhammad Hafidz A
Editor : Adam Rizkala

Berlangganan untuk menerima pembaruan email gratis:

0 Response to "Sebuah Renungan : Sesungguhnya Sesama Muslim Itu Bersaudara"

Posting Komentar